Postingan

Mengintegrasikan Proyeksi Kenaikan Muka Laut ke dalam Tata Ruang dan Hukum ZEE serta Perencanaan Infrastruktur Nasional

Mengintegrasikan Proyeksi Kenaikan Muka Laut  ke dalam Tata Ruang dan Hukum ZEE serta Perencanaan Infrastruktur Nasional Oleh Rohmandar Asep                                                                                                               Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia menghadapi ancaman eksistensial dari kenaikan muka air laut (sea level rise/SLR) yang diperparah oleh penurunan muka tanah (land subsidence) di berbagai wilayah pesisir. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memproyeksikan kenaikan muka laut antara 0,18–0,23 meter pada tahun 2050, dan hingga 0,8–0,9 meter pada tahun 2100, dengan angka lebih dari 1 meter apabila penurunan muka tanah turut diperh...

ANALISIS KOMPARATIF JUMLAH DAN DINAMIKA ARTIKEL JURNAL TERINDEKS SINTA DENGAN JURNAL NON-SINTA DI INDONESIA TAHUN 2025

ANALISIS KOMPARATIF JUMLAH DAN DINAMIKA ARTIKEL JURNAL TERINDEKS SINTA DENGAN JURNAL NON-SINTA DI INDONESIA TAHUN 2025 Sebuah Kajian Faktor Kelembagaan, Regulasi, dan Ekosistem Publikasi Ilmiah    Asep Rohmandar Masyarakat Peneliti Mandiri Kasundaan Nusantara Jawa Barat, Indonesia Agustus 2026 ABSTRAK Bahasa Indonesia Artikel ini menganalisis secara komparatif dinamika jumlah artikel dan jurnal terindeks Science and Technology Index (SINTA) versus jurnal non-SINTA di Indonesia pada tahun 2025. Berbeda dengan basis data internasional seperti Scopus atau Web of Science yang menerbitkan statistik agregat tahunan secara terbuka, ekosistem publikasi nasional Indonesia tidak memiliki satu sumber resmi tunggal yang merekapitulasi total artikel SINTA versus non-SINTA secara nasional untuk tahun 2025. Oleh karena itu, kajian ini menggunakan pendekatan triangulasi: (1) data akreditasi periodik yang dipublikasikan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan/Sains dan Teknologi Kemdiktisai...

KAJIAN PEMBANGUNAN MANUSIA DAERAH Akselerasi Pembangunan Manusia Jawa Barat 2025

KAJIAN PEMBANGUNAN MANUSIA DAERAH Akselerasi Pembangunan Manusia Jawa Barat 2025 Analisis Input–Proses–Output–Impact (IPOI) atas Kenaikan Indeks Pembangunan Manusia Tertinggi Nasional di Tengah Peringkat Level yang Masih Menengah Asep Masyarakat Peneliti Mandiri Kasundaan Nusantara (MPMKN) Jawa Barat, Indonesia — Agustus 2026 Abstrak Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mengumumkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) provinsi tersebut pada 2025 mencapai 75,90 poin, naik 0,98 poin atau tumbuh 1,31 persen dibanding tahun sebelumnya—kenaikan tertinggi di antara 38 provinsi Indonesia dan laju pertumbuhan tertinggi Jawa Barat dalam lima tahun terakhir. Namun demikian, secara level, Jawa Barat masih berada pada peringkat ke-15 nasional, menyisakan pertanyaan tentang bagaimana memaknai kenaikan tercepat yang terjadi dari basis level yang masih menengah. Artikel ini menganalisis fenomena tersebut menggunakan kerangka Input–Proses–Output–Impact (IPOI), memetakan sumber daya yang dialokasik...

HAK KEMERDEKAAN BERPIKIR BAGI SEMUA

HAK KEMERDEKAAN BERPIKIR BAGI SEMUA: Argumen Logis atas Kritik, Perbedaan Pendapat, dan Alternatif Kebijakan sebagai Hak Asasi dalam Negara Hukum Konstitusional Esai Argumentatif  ·  Agustus 2026 ABSTRAK Esai ini membangun argumen logis bahwa hak untuk berpikir kritis, berbeda pendapat, dan mengajukan alternatif kebijakan terhadap pemerintah adalah hak asasi manusia yang dijamin instrumen hukum internasional — khususnya Pasal 19 dan 21 Kovenan Internasional tentang Hak Sipil dan Politik (ICCPR) serta Pasal 19 dan 21 Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM) — dan diperkuat konstitusi nasional melalui Pasal 28E dan 28F UUD 1945. Namun esai ini juga menegaskan sebuah pembedaan kategoris yang krusial: hak yang dijamin hukum adalah hak atas proses (berpikir, berbicara, berkumpul, berbeda pendapat), bukan hak atas hasil tertentu seperti instabilitas atau perpecahan. Kekacauan sosial bukanlah objek perlindungan hukum, melainkan risiko yang harus dikelola negara hukum agar kebeba...

Dinamika Indeks Pembangunan Manusia Jawa Barat: Sebuah Analisis Berbasis Kerangka IPOI

Dinamika Indeks Pembangunan Manusia Jawa Barat: Sebuah Analisis Berbasis Kerangka IPOI Pendahuluan Jawa Barat sebagai provinsi dengan populasi terbesar di Indonesia memegang peranan strategis dalam pencapaian target pembangunan nasional. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi indikator kunci untuk mengukur keberhasilan pembangunan yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada kualitas hidup manusia. IPM mencakup tiga dimensi dasar: kesehatan (umur panjang dan hidup sehat), pengetahuan (akses pendidikan), dan standar hidup layak (pendapatan). Untuk memahami kompleksitas peningkatan IPM di Jawa Barat, analisis menggunakan kerangka IPOI (Input, Process, Output, Impact) memberikan pandangan holistik tentang efisiensi dan efektivitas kebijakan pembangunan daerah. 1. Input (Masukan) Tahap Input merujuk pada sumber daya yang dialokasikan oleh pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya sebagai fondasi pembangunan manusia. Di Jawa Barat, masukan utama meliputi: ...

Kualitas Keikutsertaan Kompetisi STEM: Menakar Efektivitas Pembelajaran Berbasis Kerangka PISA di Indonesia

Gambar
ESAI AKADEMIK Kualitas Keikutsertaan Kompetisi STEM: Menakar Efektivitas Pembelajaran Berbasis Kerangka PISA di Indonesia Dari Prestasi Elite Olimpiade Sains Menuju Literasi Sains dan Matematika yang Merata Abstrak Esai ini mengkaji kualitas keikutsertaan pelajar Indonesia dalam kompetisi sains, teknologi, rekayasa, dan matematika (STEM) tingkat internasional dengan menempatkan kerangka literasi Programme for International Student Assessment (PISA) sebagai basis pembelajaran. Fenomena paradoksal ditemukan: capaian delegasi elite Indonesia pada ajang seperti International Physics Olympiad (IPhO) terus meningkat, sedangkan skor PISA populasi umum tetap berada jauh di bawah rerata OECD. Dengan pendekatan tinjauan pustaka naratif dan kerangka analisis Input–Process–Output–Impact (IPOI), esai ini berargumen bahwa keberlanjutan prestasi STEM memerlukan penataan ulang proses pembelajaran kelas reguler agar sejalan dengan orientasi kompetensi PISA dan Higher Order Thinking Skills (HOTS), bukan...