Postingan

USULAN REVISI KRITERIA PENETAPAN IDUL FITRI : Mendahulukan Ukhuwah Islamiyah Global

★ MAKALAH KEBIJAKAN FALAK GLOBAL ★ USULAN REVISI KRITERIA PENETAPAN IDUL FITRI Mendahulukan Ukhuwah Islamiyah Global ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ Berdasarkan Resolusi OKI No. 1/51-C • Konferensi Istanbul 2016 Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) sebagai Standar Umat Maret 2026  |  1447 H ● RINGKASAN EKSEKUTIF Dokumen ini berargumen bahwa Kriteria MABIMS (3° tinggi hilal, 6,4° elongasi) perlu direvisi secara mendasar dengan mendahulukan Ukhuwah Islamiyah Global, sebagaimana ditegaskan oleh Resolusi OKI No. 1/51-C (Istanbul, 2025) yang secara eksplisit mendorong seluruh 57 negara anggota untuk mengadopsi Kalender Hijriah berbasis hisab astronomi yang presisi. MABIMS adalah standar regional yang mengikat hanya empat negara; OKI adalah mandat global yang mewakili 1,8 miliar muslim. Ukhuwah Islamiyah sejati menuntut keberanian untuk melampaui batas regional. I. PARADIGMA BARU: DARI MABIMS MENUJU MANDAT OKI GLOBAL Perdebatan penetapan Idul Fitri di Indonesia selama ini terjebak dalam bingka...

Pesan Spirit Idul Fitri:Ujian Sesungguhnya Baru Dimulai

Gambar
OPINI Pesan Spirit Idul Fitri:  Ujian Sesungguhnya Baru Dimulai Oleh : Rohmandar Asep Refleksi Mendalam tentang Hari Raya sebagai Ujian Pengendalian Diri, Jati Diri, dan Kepekaan Sosial Analisis Psikologis-Spiritual Komprehensif 2026 PENDAHULUAN: PARADOKS KEMENANGAN Ada sebuah ironi yang menyakitkan namun nyata dalam perayaan Idul Fitri di banyak masyarakat Muslim kontemporer. Hari yang seharusnya menjadi puncak kemenangan spiritual — puncak dari 30 hari latihan intensif pengendalian diri, empati sosial, dan kesadaran ketuhanan — justru sering kali berubah menjadi hari konsumerisme tanpa batas, pamer kemewahan, dan lupa daratan. Ramadhan mengajarkan kita untuk menahan nafsu makan dan minum selama belasan jam setiap hari. Tetapi di Idul Fitri, kita merayakannya dengan pesta makan berlebihan yang membuat perut melilit dan makanan terbuang sia-sia. Ramadhan mengajarkan kita empati kepada yang lapar dengan merasakan lapar itu sendiri. Tetapi di Idul Fitri, kita sibuk memame...

PEMBELAJARAN MULTILITERASI & MULTIPLE INTELLIGENCE : di Era Abad 21 dan Society 5.0

PEMBELAJARAN MULTILITERASI & MULTIPLE INTELLIGENCE  di Era Abad 21 dan Society 5.0 Oleh Rohmandar Asep Sebuah Kajian Komprehensif tentang Transformasi Pendidikan Masa Kini dan Masa Depan ABSTRAK Artikel ini mengkaji secara komprehensif konsep pembelajaran multiliterasi dan kecerdasan majemuk (multiple intelligence) dalam konteks pendidikan abad ke-21 dan era Society 5.0. Dengan mengintegrasikan teori Howard Gardner tentang kecerdasan jamak, kerangka literasi abad 21, serta visi Society 5.0 yang diusung Jepang, tulisan ini menegaskan bahwa pendidikan masa depan menuntut pendekatan holistik yang melampaui paradigma literasi tunggal dan kecerdasan akademik semata. Kajian ini memaparkan landasan teoritis, dimensi kecerdasan majemuk, jenis-jenis multiliterasi, serta strategi implementasi pembelajaran yang relevan untuk menyiapkan peserta didik sebagai insan berkompetensi tinggi, berkarakter kuat, dan mampu hidup harmonis di tengah masyarakat berbasis teknologi. Artikel ini juga meng...