Postingan

Riset Unggulan 20 Universitas Swasta di Bandung 2026: Tren, Pendanaan, dan Peta Inovasi

Riset Unggulan 20 Universitas Swasta di Bandung 2026: Tren, Pendanaan, dan Peta Inovasi Selain dikenal sebagai pusat pendidikan, kampus-kampus swasta di Bandung kini juga menjelma menjadi motor riset dan inovasi nasional. Berdasarkan analisis terhadap 20 universitas teratas versi EduRank 2026, beberapa temuan utama yang patut disorot antara lain: 📊 Tren Riset 2026: Fokus pada Hilirisasi dan Pendanaan Kompetitif 1. Hilirisasi Riset Menjadi Prioritas Utama: Tahun 2026 menjadi titik balik di mana kampus berlomba mengkomersialkan hasil riset. Hal ini terlihat dari inisiatif Universitas Sangga Buana yang menargetkan risetnya menjadi aset ekonomi, program IPACS di Telkom University yang fokus pada komersialisasi paten, hingga dorongan serupa di Universitas Al-Ghifari dan International Women University. 2. Lonjakan Pendanaan Riset Nasional: Kampus swasta mulai mendapat porsi pendanaan yang signifikan dari pemerintah, tidak lagi didominasi PTN. Universitas Sangga Buana, misalnya, mencatat ken...

Opini: Dekonstruksi dan Rekonstruksi Makna Sukses Superplus — Sebuah Kerangka Holistik Menuju Keberkahan Lahir Batin

Opini: Dekonstruksi dan Rekonstruksi Makna Sukses Superplus — Sebuah Kerangka Holistik Menuju Keberkahan Lahir Batin Mukadimah: Kegelisahan Kolektif di Era Kelimpahan Semu Kita hidup di zaman yang paradoksal. Tidak pernah sebelumnya dalam sejarah peradaban, manusia memiliki akses begitu besar terhadap informasi, teknologi, dan peluang ekonomi. Namun, pada saat yang sama, kita menyaksikan gelombang kecemasan, depresi, dan krisis makna yang melanda generasi muda maupun tua secara bersamaan. Media sosial setiap hari membanjiri kita dengan tampilan kesuksesan: liburan ke luar negeri, mobil mewah, jabatan bergengsi, tubuh ideal, hubungan romantis yang sempurna. Tampilan-tampilan ini membentuk standar sosial yang seolah-olah mutlak: sukses berarti kaya raya, terkenal, berkuasa, dan serba sempurna secara lahiriah. Tetapi, di balik layar yang berkilau itu, kita tahu ada kegelapan yang jarang diungkap. Para pesohor yang tampak bahagia ternyata berjuang melawan kecanduan obat. Para pengusaha suk...

Antara Hak Penulis, Tanggung Jawab Penerbit, dan Marwah Institusi

INTEGRITAS AFILIASI DALAM PUBLIKASI ILMIAH  :  Antara Hak Penulis, Tanggung Jawab Penerbit, dan Marwah Institusi Sebuah Refleksi Kritis atas Kasus Klarifikasi Afiliasi pada Jurnal Informatika Disusun oleh Asep Rohmandar                      14 Juli 2026 ABSTRAK Kasus perubahan sepihak afiliasi penulis oleh penerbit jurnal — dari entitas nonaktif atau nonprofit menjadi nama institusi perguruan tinggi tanpa penanda status “mantan” atau “alumni” — bukanlah insiden yang berdiri sendiri. Ia adalah manifestasi dari persoalan struktural yang lebih besar dalam ekosistem publikasi ilmiah, yaitu lemahnya standardisasi tata kelola metadata kepenulisan, khususnya di jurnal-jurnal yang belum sepenuhnya menginternalisasi kerangka etika publikasi internasional seperti pedoman Committee on Publication Ethics (COPE) dan International Committee of Medical Journal Editors (ICMJE). Esai ini menelaah persoalan tersebut secara komprehensif: men...

SPANYOL DAN ISLAM : Delapan Abad Al-Andalus Dalam Kejayaan, Konvivensia, dan Warisan Peradaban

SPANYOL DAN ISLAM :    Delapan Abad Al-Andalus Dalam Kejayaan, Konvivensia, dan Warisan Peradaban Sebuah Kajian Sejarah, Filsafat, dan Peradaban Disusun sebagai kajian komprehensif lintas disiplin Oleh Rohmandar Asep  PENDAHULUAN Ketika Timur bertemu Barat di ujung Semenanjung Iberia Selama hampir delapan abad—dari tahun 711 hingga 1492 Masehi—Semenanjung Iberia menjadi panggung salah satu eksperimen peradaban paling menakjubkan dalam sejarah manusia. Wilayah yang oleh orang Arab disebut Al-Andalus ini bukan sekadar catatan tentang penaklukan militer, melainkan sebuah laboratorium tempat filsafat Yunani, teologi Islam, tradisi Yahudi, dan warisan Kristen Latin saling bertemu, bergesekan, dan pada masa-masa tertentu, saling memperkaya. Kajian ini berupaya menelusuri perjalanan Islam di Spanyol secara komprehensif: dari proses penaklukan awal, dinamika politik dinasti-dinasti yang silih berganti, puncak kegemilangan intelektual dan arsitektural, hingga proses kemunduran dan...

Analisis Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat 2026: Ketimpangan Kapasitas, Distribusi Kuota, dan Solusi Terintegrasi Model IPOI/MPKD

JURNAL KEBIJAKAN PENDIDIKAN INDONESIA Analisis Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat 2026: Ketimpangan Kapasitas, Distribusi Kuota, dan Solusi Terintegrasi Model IPOI/MPKD Asep Rohmandar¹, Wulan Sari Dewi ² ¹Ex Mahasiswa FKIP Universitas Islam Nusantara, Bandung ²Ex Mahasiswa UNIBI Bandung  ABSTRAK Latar Belakang: Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat 2026 memicu krisis kepercayaan publik akibat ketidakmampuan sistem menyalurkan 826.996 lulusan SMP/MTs ke sekolah menengah. Meskipun total daya tampung (negeri+swasta) mencapai 909.183 kursi (109,93%), lebih dari 460.000 siswa tidak tertampung di sekolah negeri, memicu protes massal dan intervensi gubernur. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi akar masalah struktural dan teknis SPMB 2026, menganalisis kesenjangan distribusi kuota, serta merumuskan solusi terintegrasi berbasis model Input–Process–Output–Impact/MPKD (IPOI/MPKD) yang dilengkapi simulasi kebijakan. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan c...