Postingan

Memberdayakan Warga Digital: Literasi Media, Berpikir Kritis, dan Komunikasi yang Bertanggung Jawab

Gambar
Memberdayakan Warga Digital: Literasi Media, Berpikir Kritis, dan Komunikasi yang Bertanggung Jawab Refleksi atas Tema Webinar 1 September 2026 Di tengah derasnya arus informasi digital, kita bagaikan berlayar di lautan yang tak pernah tenang. Setiap detik, jutaan konten bermunculan—berita, opini, hoaks, hingga konten hiburan—semuanya berlomba meraih perhatian kita. Webinar bertajuk "Empowering Digital Citizens: Media Literacy, Critical Thinking, & Responsible Communication" yang digelar pada 1 September 2026 hadir sebagai pengingat penting bahwa menjadi warga negara digital (digital citizen) bukanlah sekadar mampu mengakses internet, melainkan kemampuan untuk menyaring, memahami, dan menyebarkan informasi secara bijak. Meskipun sesi langsung telah usai, pesan-pesan di dalamnya tetap relevan untuk kita renungkan dan terapkan. 1. Literasi Media: Tameng di Era Banjir Informasi Literasi media adalah fondasi utama. Di era prategnologi, informasi terbatas pada kora...

Mengidentifikasi Dinamika Asimetris dan Non-Linear dalam Ketimpangan Perkotaan–Pedesaan melalui Kerangka Teonomik Di Indonesia

JURNAL PENELITIAN MANDIRI KASUNDAAN NUSANTARA  Seri Ekonomi, Filsafat, dan Kebijakan Publik Mengidentifikasi Dinamika Asimetris dan Non-Linear dalam Ketimpangan Perkotaan–Pedesaan melalui Kerangka Teonomik Di Indonesia Beyond Linearity: Identifying Asymmetric and Non-Linear Dynamics in Urban–Rural Inequality through a Theonomic Framework In Indonesia Asep Rohmandar¹* • Wulan Sari Dewi² ¹Masyarakat Peneliti Mandiri Sunda Nusantara (MPMSN) dan Masyarakat Peneliti Sundaland ²Alumni Fakultas Manajemen & Bisnis, UNIBI Bandung *Korespondensi: rohmandarasep54@gmail.com / rasep7029@gmail.com  |  +62 838-2154-3522 wulansdewi239@gmail.com  |  +62 821-2738-6059 Abstrak Kata Kunci: ketimpangan desa-kota; non-linearitas; asimetri; teonomi; ekonomi kompleksitas; Indonesia Sebagian besar kajian kebijakan tentang ketimpangan perkotaan–pedesaan di Indonesia masih bertumpu pada asumsi hubungan yang linear dan simetris: pertumbuhan ekonomi dianggap akan menetes secara proporsi...

MERANCANG SINERGI ESQ DENGAN IPOI

Gambar
MASYARAKAT PENELITI MANDIRI KASUNDAAN NUSANTARA (MPMKN) Kertas Konsep & Kajian Manajemen Sumber Daya Manusia MERANCANG ESQ DENGAN IPOI Bagi Memperkuat Kualitas SDM Organisasi yang Lebih Baik secara Berkelanjutan Sebuah Kerangka Integratif Kecerdasan Emosional–Spiritual (ESQ)  dan Model Input–Proses–Output–Impact (IPOI) dalam Pengembangan SDM Disusun oleh Asep Rohmandar Peneliti Mandiri — MPMKN / MPMSN Abstrak Transformasi organisasi di tengah disrupsi teknologi dan ketidakpastian global menuntut kualitas sumber daya manusia (SDM) yang tidak hanya unggul secara kognitif (Intellectual Quotient/IQ), tetapi juga matang secara emosional dan spiritual. Kajian ini mengusulkan sebuah kerangka integratif yang menggabungkan konsep Emotional Spiritual Quotient (ESQ) dengan model evaluasi program Input–Proses–Output–Impact (IPOI) sebagai instrumen sistematis untuk merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pengembangan SDM organisasi secara berkelanjutan. Melalui pendekatan konseptual-deskr...

RUU Perampasan Aset yang sedang dibahas DPR, Ada Kejahatan Tersembunyi!

Menerapkan kerangka yang sama pada RUU Perampasan Aset yang sedang dibahas DPR, memang tampak pola serupa — meski perlu dibedakan antara risiko struktural yang nyata dan tuduhan kejahatan yang sudah terbukti. Berikut analisisnya. Konteks aktual. DPR menargetkan RUU ini disahkan paling lambat 15 Desember 2026, sebagaimana ditegaskan dalam Rapat Paripurna Ke-3 DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 [InvestorTrust](https://investortrust.id/national/114288/paripurna-dpr-putuskan-ruu-perampasan-aset-disahkan-paling-lambat-15-desember-2026) . Yang mencolok, Ketua Komisi III sendiri mengakui waktu efektif pembahasan yang tersisa hanya sekitar 8 minggu masa sidang [Liputan6](https://www.liputan6.com/news/read/8277129/ruu-perampasan-aset-ditargetkan-rampung-desember-2026) — untuk sebuah undang-undang yang menurutnya sendiri memuat konsep yang sama sekali baru dan belum pernah diatur sebelumnya dalam hukum Indonesia [ANTARA Sumatera Barat](https://sumbar.antaranews.com/berita/776031/ra...

Outcome-Based Education (OBE) dengan Platform yang Optimal: Sebuah Kajian Komprehensif

Esai tentang Metode Penyusunan Portofolio Berbasis Outcome-Based Education (OBE) dengan Platform yang Optimal: Sebuah Kajian Komprehensif Abstrak Outcome-Based Education (OBE) atau pendidikan berbasis hasil belajar telah menjadi paradigma utama dalam reformasi pendidikan tinggi di seluruh dunia. Pendekatan ini menuntut adanya sistem penilaian yang tidak hanya mengukur hasil akhir, tetapi juga mampu merekam proses pencapaian kompetensi mahasiswa secara autentik dan berkelanjutan. Penilaian portofolio (portfolio assessment) hadir sebagai metode yang sangat relevan karena sifatnya yang progresif, reflektif, dan holistik. Esai ini membahas secara komprehensif metode penyusunan portofolio berbasis OBE, mulai dari landasan teoretis, prinsip perancangan, prosedur implementasi, hingga strategi optimalisasi platform digital. Berdasarkan kajian literatur dan praktik terbaik, esai ini mengidentifikasi bahwa keberhasilan implementasi portofolio OBE sangat bergantung pada keselarasan antara hasil b...

Buku "Teonomi Ekonomi, Intellectual Capital, dan Strategi AI" Resmi Dirilis dalam Padang International Literacy Festival 2026

Gambar
Buku "Teonomi Ekonomi, Intellectual Capital, dan Strategi AI" Resmi Dirilis dalam Padang International Literacy Festival 2026 Bandung - Padang, 26 Agustus 2026 — Sebuah karya nonfiksi yang menautkan filsafat nilai, teori modal intelektual, dan strategi kecerdasan artifisial resmi masuk dalam Daftar Rilis Buku Padang International Literacy Festival 2026 (PIL Fest 2026). Buku berjudul "Teonomi Ekonomi, Intellectual Capital, dan Strategi AI" karya Wulan Sari Dewi dan Asep Rohmandar tercatat sebagai buku nomor urut ke-306 dari ratusan judul yang dirilis dalam festival literasi internasional tersebut, di bawah naungan Masyarakat Peneliti Mandiri Kesundaan Nusantara, Bandung, Jawa Barat. PIL Fest 2026 sendiri merupakan ajang literasi internasional yang digagas Yayasan Rumah Indonesia Menulis bersama Penyala Literasi Semesta Sumatera Barat, dengan dukungan penerbitan dari SIP Publishing. Festival ini menjadi wadah bagi ratusan penulis dari berbagai daerah di In...