Postingan

PROFILE TPA/TPQ BAITURRAHMAN MANGGA DUA SUKAPURA BANDUNG

Gambar
P ROFILE TPA/TPQ BAITURRAHMAN MANGGA DUA SUKAPURA BANDUNG Mangga Dua, Sukapura, Dayeuhkolot – Kabupaten Bandung 1. Identitas Lembaga Nama Lembaga : TPA/TPQ Baiturrahman Alamat : Gang Jl. Mangga Dua No. 3, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat Bidang : Pendidikan Keagamaan Islam Nonformal Waktu Kegiatan : Sore hingga petang hari Tahun Berdiri : ± 10 tahun yang lalu 2. Sejarah Singkat TPA/TPQ Baiturrahman berdiri sekitar sepuluh tahun lalu sebagai bentuk ikhtiar bersama masyarakat Mangga Dua Sukapura untuk menghadirkan ruang pendidikan Al-Qur’an yang berkelanjutan, membumi, dan membina akhlak generasi muda sejak dini . Sejak awal berdirinya, TPA/TPQ Baiturrahman tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menanamkan nilai adab, kedisiplinan, kecintaan terhadap Islam, serta karakter sosial yang baik . Dalam perjalanannya, lembaga ini telah beberapa kali melaksanakan wisuda santri , sebagai penanda capa...

Filosofi "Land" dalam Konsep Sundaland menurut Masyarakat Sunda

Gambar
Filosofi "Land" dalam Konsep Sundaland menurut Masyarakat Sunda Ku : Kang Asep Rohmandar                                                                  Konsep "Sundaland" atau "Paparan Sunda" merujuk pada daratan purba yang menyatukan wilayah seperti Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Semenanjung Malaya saat permukaan laut lebih rendah. Bagi masyarakat Sunda, Sundaland bukan hanya sebuah fakta geologis, tetapi juga "lemah cai" (tanah-air) asal-usul yang melandasi identitas, kosmologi, dan tata hidup mereka. Filosofi tentang "land" (tanah) dalam pandangan orang Sunda dibangun dari beberapa prinsip kunci berikut. 1. "Lemah Cai": Tanah-Air sebagai Fondasi Identitas dan Kehidupan Konsep "Lemah Cai" (tanah-air) adalah inti dari filosofi Sunda tentang land. Ia melambangkan tempat kelahiran, asal-usul, dan sumber kehidupan yang harus...

Soesilo Toer: Doktor yang Memulung, Sastrawan yang Merawat Memori Bangsa

Soesilo Toer: Doktor yang Memulung, Sastrawan yang Merawat Memori Bangsa Pendahuluan: Paradoks Seorang Intelektual Oleh : A. Rohmandar                                                                                                                  Di sudut-sudut kota Blora, Jawa Tengah, setiap malam sehabis maghrib hingga dini hari, seorang lelaki berusia 87 tahun mengayuh motor butut berkeranjangnya menyusuri jalanan. Ia bukan sekadar pemulung biasa. Pria kelahiran 17 Februari 1937 itu adalah adik kandung almarhum Pramoedya Ananta Toer, sastrawan dan penulis yang kiprahnya diperhitungkan dunia. Lebih mengejutkan lagi, Soes, sapaan karibnya, adalah penyandang gelar master jebolan University Patrice Lumumba ...

Slow Science untuk Riset Sosial Humaniora Indonesia: Antara Idealisme dan Realitas

Slow Science untuk Riset Sosial Humaniora Indonesia: Antara Idealisme dan Realitas Analisis Mendalam tentang Pendekatan Riset Berkualitas di Era Akselerasi Publikasi 6 Februari 2026 Oleh : Tim Kajian STREAM MPMSN Hub          Pendahuluan: Krisis Kualitas di Tengah Tuntutan Kuantitas Riset sosial humaniora di Indonesia sedang menghadapi paradoks yang meresahkan. Di satu sisi, pemerintah menuntut produktivitas publikasi yang tinggi melalui berbagai regulasi dan insentif. Di sisi lain, kualitas riset yang dihasilkan masih jauh dari memuaskan. Seperti yang diungkapkan oleh penelitian Center for Innovation Policy and Governance (CIPG) dan Global Development Network (GDN) pada 2019: "Many researches from social scientists, regardless of their quality, are actually well communicated to the public and policymakers... due to general lack of research performance, policymakers and the public are more exposed to social science research with poor theoretical quality." Tekana...

SURAT TERBUKA: MENJAWAB SIRENE PERINGATAN UNTUK MASA DEPAN BANGSA

SURAT TERBUKA: MENJAWAB SIRENE PERINGATAN UNTUK MASA DEPAN BANGSA                                                                 Kepada Yth. Seluruh Elemen Bangsa, Para Pemimpin, Intelektual, dan Penggerak Perubahan.                                                                     Dunia sedang bergerak dalam arus revolusi informasi yang tidak terbendung. Di tengah kebisingan ini, seringkali kita abai terhadap suara yang paling krusial: "Sirene Peringatan" sosial yang berbunyi dari sudut-sudut bangsa yang terluka. Surat ini adalah refleksi sekaligus panggilan untuk bertindak sebelum segalanya terlambat. Sejarah telah membuktikan bahwa keberhasilan sebuah ...

Menginterpretasikan Inovasi Informasi yang Bermakna, Inklusif, dan Berdampak Komprehensif

Menginterpretasikan Inovasi Informasi yang Bermakna, Inklusif, dan Berdampak Komprehensif Interpretasi inovasi informasi yang memenuhi kriteria tersebut memerlukan kerangka holistik yang melihatnya bukan sekadar sebagai alat (tool), tetapi sebagai ekosistem pembelajaran yang memberdayakan. Berikut adalah kerangka interpretatif untuk memahami dan mengevaluasinya: 1. Prinsip Dasar Inovasi yang "Bermakna" dan "Inklusif" Sebuah inovasi informasi dapat disebut bermakna dan inklusif jika memenuhi beberapa kriteria inti: a. Relevansi Kontekstual: Konten dan mediumnya harus sesuai dengan realitas sosial-budaya, tingkat literasi, bahasa lokal, dan kebutuhan spesifik individu serta komunitas. Misalnya, platform audio untuk komunitas dengan tradisi lisan kuat atau dengan tingkat buta aksara yang tinggi. b. Aksesibilitas Universal: Bukan hanya ketersediaan teknologi (smartphone, internet), tetapi juga keterjangkauan biaya, kemudahan penggunaan bagi penyandang disabilitas, dan k...

Transformasi Pendidikan Tinggi Indonesia: Antara Riset Global, Kompetensi Dosen, dan Tantangan Era AI

Gambar
Transformasi Pendidikan Tinggi Indonesia: Antara Riset Global, Kompetensi Dosen, dan Tantangan Era AI Pendahuluan Dunia pendidikan tinggi global sedang mengalami transformasi fundamental. Di satu sisi, kita menyaksikan pergeseran dramatis dalam peta kekuatan riset akademik dunia dengan munculnya universitas-universitas China sebagai kekuatan baru. Di sisi lain, Indonesia masih bergulat dengan tantangan mendasar dalam kualitas riset dan kompetensi dosen. Kemudian, hadirnya kecerdasan buatan (AI) menambah kompleksitas tantangan sekaligus peluang bagi masa depan pendidikan tinggi. Bagaimana Indonesia seharusnya merespons dinamika ini? Pergeseran Kekuatan Riset Global: Pelajaran dari Dominasi China Leiden Ranking Oktober 2025 menghadirkan kejutan: delapan dari sepuluh universitas terbaik dunia adalah universitas China, dengan Zhejiang University di puncak dan Harvard terdorong ke posisi ketiga. Sistem pemeringkatan ini unik karena hanya fokus pada kekuatan riset, khususnya makalah yang ter...