Postingan

Spiral Paradoks: Analisis Ketidaklinieran Depresiasi Rupiah, Kejatuhan Pasar Modal, Jerat Utang, Ketimpangan, dan Ketergantungan Impor dalam Ekonomi Indonesia Kontemporer

Gambar
Spiral Paradoks: Analisis Ketidaklinieran Depresiasi Rupiah, Kejatuhan Pasar Modal, Jerat Utang, Ketimpangan, dan Ketergantungan Impor dalam Ekonomi Indonesia Kontemporer                                                                                                    Abstrak Perekonomian Indonesia pada periode 2024–2026 dihadapkan pada konfigurasi tantangan yang kompleks dan saling bertautan: depresiasi rupiah yang persisten, kejatuhan pasar modal domestik, utang luar negeri yang terus membesar, pelebaran jurang ketimpangan sosial, dan tingginya ketergantungan terhadap impor. Studi ini menyajikan analisis komprehensif tentang kelima isu tersebut dengan pendekatan multidisiplin yang memadukan data empiris, model ekonometrika, perspektif te...

DINAMIKA EKONOMI GLOBAL DAN IMPLIKASINYA BAGI ASEAN

DINAMIKA EKONOMI GLOBAL DAN IMPLIKASINYA BAGI ASEAN: Sintesis Pemikiran Yilmazkuday dan Solusi Berbasis Bukti Professor of Economics, Florida International University (FIU) Oleh :  Asep Rohmandar 1; Wulan  Sari Dewi 2                                                                 Alumi Fakultas Teknik  Manajemen Industri, Universitas Teknologi Bandung (UTB)  ² Alumi Program Studi Manajemen Bisnis, UNIBI Bandung  Email korespondensi: rohmandarasep54@gmail.com                                                                                     ABSTRAK Artikel ini menyintesis pemikiran ekonom...

Menjaga Integritas di Era Digital: Peran Strategis Masyarakat Sipil dalam Riset Mandiri Artefak Digital Berbasis Etika AI

Menjaga Integritas di Era Digital: Peran Strategis Masyarakat Sipil dalam Riset Mandiri Artefak Digital Berbasis Etika AI Pendahuluan Perkembangan kecerdasan buatan (AI) telah membawa perubahan mendasar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk cara kita melakukan riset. Di Indonesia, khususnya dalam konteks pelestarian budaya dan pengembangan pengetahuan, muncul pertanyaan mendasar tentang bagaimana memanfaatkan teknologi ini secara bertanggung jawab. Riset mandiri yang berbasis pada artefak digital—mulai dari dokumen sejarah yang telah didigitalisasi hingga karya seni kontemporer dalam format digital—menawarkan potensi besar untuk menggali dan melestarikan kekayaan Nusantara. Namun, di balik potensi tersebut, terdapat tantangan etis yang signifikan, seperti risiko bias algoritmik, isu kepemilikan intelektual, dan potensi manipulasi data. Di sinilah peran strategis Masyarakat Peneliti Mandiri Sunda Nusantara, Organisasi Non-Pemerintah (NGO/Ornop), dan Civil Society Organization (CSO) H...

Konvergensi Hukum dan Sains: Analisis Komprehensif Prinsip Alat Bukti yang Sah dan Validitas Ilmiah dalam Sistem Peradilan

Konvergensi Hukum dan Sains: Analisis Komprehensif Prinsip Alat Bukti yang Sah dan Validitas Ilmiah dalam Sistem Peradilan Pendahuluan Dalam sistem peradilan modern, pencarian kebenaran materiil tidak lagi hanya bergantung pada kesaksian subjektif atau pengakuan semata, melainkan pada konvergensi antara kepastian hukum dan validitas ilmiah. Alat bukti merupakan jantung dari proses peradilan, karena tanpa bukti yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, putusan pengadilan rentan terhadap kesalahan judisial (miscarriage of justice). Esai ini akan menguraikan secara komprehensif jenis-jenis alat bukti yang diakui oleh hukum (dengan fokus pada perkembangan hukum acara pidana di Indonesia) serta prinsip-prinsip ilmiah yang mendasari admisibilitas dan bobot pembuktian, khususnya dalam konteks forensik dan bukti digital. I. Jenis Alat Bukti yang Diakui Secara Hukum Legitimasi sebuah bukti dalam pengadilan ditentukan oleh ketentuan formal yang diatur dalam undang-undang. Di Indone...