Paradoks Terbesar Kesepakatan Resiprokal As dan Tarif Global — Negara yang Berkorban Lebih Banyak, Justru Dirugikan
🔴 Paradoks Terbesar Kesepakatan Resiprokal As dan Tarif Global — Negara yang Berkorban Lebih Banyak, Justru Dirugikan Indonesia, Malaysia, Kamboja, dan Filipina — yang semuanya menandatangani perjanjian dengan tarif 19% — kini menghadapi fakta bahwa negara yang tidak bernegosiasi akan mendapat tarif Section 122 yang hanya 15%. [Wikipedia](https://en.wikipedia.org/wiki/Board_of_Peace) Indonesia adalah kasus paling dramatik: perjanjian ditandatangani di bawah tekanan ancaman tarif yang kini tidak berlaku lagi; para ekonom Indonesia menyebut momentum ini sebagai peluang untuk renegosiasi. [EU Perspetives](https://euperspectives.eu/2026/02/commissions-representative-to-attend-trumps-board-of-peace-meeting-as-observer/) 🟡 Lima Kategori Dampak yang Berbeda - Negara bertarif IEEPA > 15% (Vietnam 20%, Thailand 36%, Kamboja 49%) — otomatis diuntungkan, tarif turun ke 15% - Negara yang sudah deal di 19% (Indonesia, Malaysia, Filipina) — posisi paling paradoksal - China — turun dramatis, tap...