Postingan

Teori dan Praktik: Ekonomi Big Bang AI karya Asep Rohmandar

Gambar
Teori dan Praktik: Ekonomi Big Bang AI karya Asep Rohmandar Untuk menjawab permintaan diskusi yang secara logis dan praktis, mari kita uraikan teori yang ditawarkan Asep Rohmandar dan bagaimana penerapannya bisa dilakukan di lapangan. 1. Teori Ekonomi Big Bang AI - Paradigma Baru: AI bukan sekadar teknologi, tetapi instrumen pemerataan ekonomi.   - Hipotesis Utama: Semakin tinggi AI readiness (kesiapan adopsi AI), semakin rendah ketimpangan pendapatan (rasio Gini).   - Kerangka Konseptual:     - AI-inclusive growth theory → pertumbuhan ekonomi berbasis partisipasi digital.     - AI dividend redistribution → keuntungan dari AI harus dibagikan ke sektor mikro.     - AI Cooperative Economy Model (AI-CEM) → koperasi berbasis AI sebagai wadah pemerataan.   2. Praktik Implementasi - Pendidikan & Literasi Digital     - Program pelatihan AI untuk masyarakat bawah.     - Integ...

Dampak Keuangan ASEAN Terhadap Keadilan Sosial Ekonomi Warga ASEAN Pendekatan Keuangan Inklusif

Dampak Keuangan ASEAN Terhadap Keadilan Sosial Ekonomi Warga ASEAN Pendekatan Keuangan Inklusif Tulisan ini akan mengupas secara komprehensif dampak keuangan ASEAN terhadap keadilan sosial ekonomi warganya melalui pendekatan keuangan inklusif. Analisis ini akan mengkaji sejauh mana integrasi dan inklusi keuangan di kawasan mampu mewujudkan pertumbuhan yang tidak hanya tinggi, tetapi juga merata dan berkeadilan. Berikut adalah peta konsep yang menggambarkan hubungan antara keuangan ASEAN, keuangan inklusif, dan keadilan sosial ekonomi. Peta ini akan menjadi panduan bagi pembahasan kita selanjutnya. ```mermaid flowchart TD     A[Keuangan ASEAN<br>Integrasi & Inklusi] --> B[Pilar Keadilan Sosial Ekonomi<br>Akses, Partisipasi, Kesejahteraan]     B --> C{Dampak Keuangan Inklusif<br>berdasarkan Riset}     C --> D[Potensi Positif<br>Mengurangi Ketimpangan]     C --> E[Tantangan Signifikan<br>Dampak pada Kemis...

Paradox MBG di Wilayah 3T

Gambar
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memang dirancang sebagai salah satu quick wins pemerintahan Prabowo–Gibran untuk menekan stunting dan memperkuat kualitas SDM. Namun, di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar), pelaksanaannya masih menghadapi paradoks: di satu sisi MBG diproyeksikan sebagai solusi gizi, di sisi lain akses dan pemerataan masih timpang sehingga menimbulkan kesenjangan baru.   Fakta Utama Program MBG di 3T - Cakupan nasional: Hingga Oktober 2025, MBG telah menjangkau lebih dari 36 juta anak usia PAUD, SD–SMA, ibu hamil, menyusui, dan balita .   - Fokus 3T: Pemerintah menegaskan daerah 3T sebagai prioritas karena layanan gizi di sana sangat mendesak. 141 satgas dibentuk untuk mempercepat pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) .   - BGN (Badan Gizi Nasional): Melaporkan 3.338 SPPG beroperasi dengan 8,2 juta penerima manfaat, namun distribusi di 3T masih belum merata .   - Polri & SPPG: Polri ikut memban...

Paradoks Terbesar Kesepakatan Resiprokal As dan Tarif Global — Negara yang Berkorban Lebih Banyak, Justru Dirugikan

🔴 Paradoks Terbesar Kesepakatan Resiprokal As dan Tarif Global — Negara yang Berkorban Lebih Banyak, Justru Dirugikan Indonesia, Malaysia, Kamboja, dan Filipina — yang semuanya menandatangani perjanjian dengan tarif 19% — kini menghadapi fakta bahwa negara yang tidak bernegosiasi akan mendapat tarif Section 122 yang hanya 15%. [Wikipedia](https://en.wikipedia.org/wiki/Board_of_Peace) Indonesia adalah kasus paling dramatik: perjanjian ditandatangani di bawah tekanan ancaman tarif yang kini tidak berlaku lagi; para ekonom Indonesia menyebut momentum ini sebagai peluang untuk renegosiasi. [EU Perspetives](https://euperspectives.eu/2026/02/commissions-representative-to-attend-trumps-board-of-peace-meeting-as-observer/) 🟡 Lima Kategori Dampak yang Berbeda - Negara bertarif IEEPA > 15% (Vietnam 20%, Thailand 36%, Kamboja 49%) — otomatis diuntungkan, tarif turun ke 15% - Negara yang sudah deal di 19% (Indonesia, Malaysia, Filipina) — posisi paling paradoksal - China — turun dramatis, tap...

Akar Mental Kerentanan Indonesia terhadap Penipuan: Sebuah Analisis Komprehensif

Akar Mental Kerentanan Indonesia terhadap Penipuan: Sebuah Analisis Komprehensif Oleh : Asep Rohmandar, Wulan Sari Dewi, Dkk,. Abstrak Laporan Global Fraud Index 2025 yang dirilis Sumsub menempatkan Indonesia di peringkat 111 dari 112 negara, menjadikannya negara dengan tingkat kerentanan terhadap penipuan tertinggi kedua di dunia. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan dari persoalan struktural dan kultural yang mengakar dalam masyarakat. Esai ini berargumen bahwa kerentanan tersebut bersumber dari akar mental kolektif yang terbentuk dari interaksi kompleks antara faktor struktural, kultural, dan psikologis. Analisis ini akan mengupas bagaimana "budaya jalan pintas," konsumerisme sebagai "agama implisit," bias kognitif seperti overconfidence, lemahnya literasi, serta rusaknya kepercayaan akibat korupsi sistemik, bersinergi menciptakan ekosistem yang subur bagi praktik penipuan di Indonesia. Pendahuluan: Lebih dari Sekadar Angka Peringkat Indonesia da...

AI WASHING: KETIKA TEKNOLOGI DIJADIKAN KAMBING HITAM PHK

Gambar
AI WASHING: KETIKA TEKNOLOGI DIJADIKAN KAMBING HITAM PHK Opini Komprehensif tentang Fenomena “AI Image Laundering” dalam Kebijakan PHK Korporat 20 Februari 2026  |  Analisis & Opini I. Pendahuluan: Badai PHK dan Narasi AI Awal tahun 2026 diwarnai oleh gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang masif di seluruh dunia. Hanya dalam bulan Januari 2026 saja, Amerika Serikat mencatat 108.435 pekerja yang kehilangan pekerjaan — angka tertinggi sejak tahun 2009. Nama-nama raksasa teknologi seperti Amazon, IBM, Salesforce, dan HP berulang kali muncul dalam pemberitaan, dan hampir selalu dengan narasi yang sama: kecerdasan buatan (AI) sedang mengambil alih pekerjaan manusia. Namun benarkah demikian? Atau adakah sesuatu yang lebih kompleks dan lebih politis di balik narasi itu? Pertanyaan inilah yang kini mengemuka setelah CEO OpenAI Sam Altman membuat sebuah pengakuan mengejutkan di hadapan publik: banyak perusahaan yang menjadikan AI sebagai dalih — bukan sebagai ala...

PROFILE TPA/TPQ BAITURRAHMAN MANGGA DUA SUKAPURA BANDUNG

Gambar
P ROFILE TPA/TPQ BAITURRAHMAN MANGGA DUA SUKAPURA BANDUNG Mangga Dua, Sukapura, Dayeuhkolot – Kabupaten Bandung 1. Identitas Lembaga Nama Lembaga : TPA/TPQ Baiturrahman Alamat : Gang Jl. Mangga Dua No. 3, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat Bidang : Pendidikan Keagamaan Islam Nonformal Waktu Kegiatan : Sore hingga petang hari Tahun Berdiri : ± 10 tahun yang lalu 2. Sejarah Singkat TPA/TPQ Baiturrahman berdiri sekitar sepuluh tahun lalu sebagai bentuk ikhtiar bersama masyarakat Mangga Dua Sukapura untuk menghadirkan ruang pendidikan Al-Qur’an yang berkelanjutan, membumi, dan membina akhlak generasi muda sejak dini . Sejak awal berdirinya, TPA/TPQ Baiturrahman tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menanamkan nilai adab, kedisiplinan, kecintaan terhadap Islam, serta karakter sosial yang baik . Dalam perjalanannya, lembaga ini telah beberapa kali melaksanakan ...