Postingan

Jembatan Antara Atom dan Iman: Pentingnya Sains Populer dan Fisika Kuantum dalam Perspektif Teologis

Jembatan Antara Atom dan Iman: Pentingnya Sains Populer dan Fisika Kuantum dalam Perspektif Teologis Oleh Asep Rohmandar                                                                                                    Dalam beberapa dekade terakhir, dinding pemisah antara laboratorium sains dan ruang ibadah seolah menipis. Munculnya sains populer—upaya menerjemahkan temuan ilmiah kompleks ke dalam bahasa yang dapat dipahami masyarakat awam—telah membuka ruang dialog baru. Di antara berbagai cabang sains, fisika kuantum dan konsep turunannya seperti "Quantum History" (Sejarah Kuantum) menjadi titik temu yang paling fascinatif, sekaligus kontroversial, bagi para teolog dan pemuka agama. Artikel ini akan mengulas mengapa pemahaman tentang sai...

Melipatgandakan Eksistensi Penggunaan Bahasa Sunda di Era Society 5.0 dan Era AI Generatif

Melipatgandakan Eksistensi Penggunaan Bahasa Sunda di Era Society 5.0 dan Era AI Generatif Oleh Asep Rohmandar                                                                                          Pendahuluan Bahasa Sunda, sebagai salah satu bahasa daerah dengan jumlah penutur terbanyak kedua di Indonesia setelah bahasa Jawa, saat ini menghadapi tantangan eksistensial yang belum pernah terjadi sebelumnya. Di tengah arus globalisasi, dominasi bahasa Indonesia dan bahasa asing, serta perubahan pola komunikasi di era digital, bahasa Sunda mengalami penurunan jumlah penutur yang signifikan, terutama di kalangan generasi muda. Data dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menunjukkan bahwa dari total 718 bahasa daerah di Indonesia, hanya sekitar 25 persen yang b...

Model Teknik Peningkatan dan Penguatan Pembelajaran Sesuai PISA di Lembaga Pendidikan Keagamaan dan Pesantren di Daerah 3T

Model Teknik Peningkatan dan Penguatan Pembelajaran Sesuai PISA di Lembaga Pendidikan Keagamaan dan Pesantren di Daerah 3T Pendahuluan Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2022 menempatkan Indonesia pada peringkat 68 dari 81 negara, dengan skor matematika 379, sains 398, dan membaca 371—semuanya masih berada di bawah rata-rata internasional. Capaian ini menjadi cermin nyata tantangan besar sistem pendidikan nasional, khususnya dalam membangun kompetensi literasi dan numerasi peserta didik. Tantangan tersebut semakin berat ketika dihadapkan pada realitas lembaga pendidikan keagamaan dan pesantren yang berlokasi di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal), di mana keterbatasan akses, infrastruktur, dan kualitas guru menjadi hambatan struktural yang mendalam. Madrasah dan pesantren memiliki posisi strategis karena mengelola sekitar seperlima peserta didik Indonesia. Di daerah 3T, lembaga-lembaga ini bahkan menjadi alternatif pendidikan yang paling mudah diakses ole...

Pendahuluan: Ketika Kata Menjadi Luka

Gambar
Pendahuluan: Ketika Kata Menjadi Luka Bicara kasar dan kotor—mulai dari umpatan spontan hingga kekerasan verbal kronis—sering dianggap sebagai fenomena sosial belaka. Namun, penelitian neurosains modern mengungkapkan bahwa kata-kata tersebut meninggalkan jejak nyata pada jaringan membran dan molekul otak kita. Lebih dari sekadar "perasaan sakit hati", paparan terhadap kata-kata kasar memicu kaskade neurokimia, mengubah konektivitas sinaptik, dan dalam kasus kronis, bahkan merestrukturisasi arsitektur otak secara permanen. Bab 1: Anatomi Saraf di Balik Kata Kasar Jalur Ganda Pemrosesan Bahasa Otak manusia memproses kata-kata kasar melalui jalur yang berbeda dari bahasa sehari-hari. Bahasa reguler dihasilkan di korteks serebral belahan kiri—area "superior" yang diasosiasikan dengan pemikiran tinggi dan kesadaran. Sebaliknya, umpatan berasal dari wilayah yang lebih dalam dan primitif secara evolusioner, yaitu sistem limbik di belahan kanan—pusat emosi otak....

Transformasi Riset Perguruan Tinggi Swasta di Bandung: Dari Orientasi Akademis Menuju Hilirisasi, Komersialisasi, dan Solusi Nyata

Transformasi Riset Perguruan Tinggi Swasta di Bandung: Dari Orientasi Akademis Menuju Hilirisasi, Komersialisasi, dan Solusi Nyata Oleh Asep Rohmandar                                                                                                    Abstrak Perguruan tinggi swasta (PTS) di Bandung selama dua dekade terakhir menunjukkan pergeseran paradigma riset yang fundamental. Tidak lagi sekadar menghasilkan publikasi ilmiah sebagai bagian dari kewajiban akademik tridharma, riset kini diarahkan pada tahapan strategis: hilirisasi, komersialisasi, dan penyelesaian masalah nyata. Esai ini menguraikan secara komprehensif perjalanan transformasi tersebut melalui lima kerangka analitis: teori yang mendasari, input sumber daya, proses pengelolaa...

TANTANGAN LITERASI-NUMERASI DAN PEMIKIRAN KRITIS : Menakar Krisis Akses Buku dan Peran Gerakan Komunitas sebagai Solusi Literasi di Indonesia

TANTANGAN LITERASI-NUMERASI DAN PEMIKIRAN KRITIS  Menakar Krisis Akses Buku dan Peran Gerakan Komunitas sebagai Solusi Literasi di Indonesia Asep Rohmandar ABSTRAK Rendahnya kemampuan literasi dan numerasi peserta didik Indonesia, sebagaimana ditunjukkan oleh hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2018, bukanlah persoalan yang berdiri sendiri. Ia berkelindan dengan krisis struktural yang lebih dalam: minimnya ketersediaan bahan bacaan bermutu di tengah masyarakat. Artikel ini mengkaji dua tantangan tersebut secara bersamaan, lalu menempatkan gerakan literasi berbasis komunitas — dengan Gerakan Santri Menulis sebagai studi kasus — sebagai salah satu ikhtiar mengatasi kesenjangan tersebut. Kerangka pemikiran kritis, khususnya gagasan literasi kritis Paulo Freire, digunakan untuk membaca persoalan ini bukan sekadar sebagai defisit teknis, melainkan sebagai persoalan struktural yang menuntut kesadaran dan tindakan kolektif. 1. Pendahuluan Kualitas sumber daya manus...