Paradox MBG di Wilayah 3T
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memang dirancang sebagai salah satu quick wins pemerintahan Prabowo–Gibran untuk menekan stunting dan memperkuat kualitas SDM. Namun, di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar), pelaksanaannya masih menghadapi paradoks: di satu sisi MBG diproyeksikan sebagai solusi gizi, di sisi lain akses dan pemerataan masih timpang sehingga menimbulkan kesenjangan baru. Fakta Utama Program MBG di 3T - Cakupan nasional: Hingga Oktober 2025, MBG telah menjangkau lebih dari 36 juta anak usia PAUD, SD–SMA, ibu hamil, menyusui, dan balita . - Fokus 3T: Pemerintah menegaskan daerah 3T sebagai prioritas karena layanan gizi di sana sangat mendesak. 141 satgas dibentuk untuk mempercepat pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) . - BGN (Badan Gizi Nasional): Melaporkan 3.338 SPPG beroperasi dengan 8,2 juta penerima manfaat, namun distribusi di 3T masih belum merata . - Polri & SPPG: Polri ikut memban...