Kumpulan Kutipan Kesehatan dari Para Nabi
Kumpulan Kutipan Kesehatan dari Para Nabi
Disusun oleh: Asep Rohmandar
Masyarakat Peneliti Mandiri Sunda Nusantara
Kata Pengantar
Ajaran tentang kesehatan dan pengobatan merupakan bagian integral dari risalah kenabian. Dalam tradisi Islam, petunjuk Nabi Muhammad ﷺ tentang kesehatan—yang kemudian dikenal sebagai Al-Tibb al-Nabawi (Pengobatan Kenabian)—telah menjadi rujukan utama selama berabad-abad. Demikian pula, kisah para nabi sebelumnya dalam Al-Qur'an mengandung pelajaran berharga tentang kesabaran dalam menghadapi sakit, pentingnya bersyukur atas nikmat kesehatan, dan keyakinan bahwa kesembuhan sejati datang dari Allah semata.
Kumpulan kutipan ini disajikan secara tematik dengan merujuk pada sumber-sumber otoritatif: Al-Qur'an, kitab-kitab hadis Sahih (Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Ibnu Majah), serta karya-karya klasik tentang pengobatan kenabian. Setiap kutipan disertai referensi yang valid untuk memastikan akurasi dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
A. KUTIPAN DARI AL-QUR'AN TENTANG KESEHATAN DAN KESEMBUHAN
1. Surah Ash-Shu'ara (26:80) — Doa Nabi Ibrahim AS
وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ
"Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku."
Ayat ini merupakan pengakuan Nabi Ibrahim AS bahwa kesembuhan sejati berasal dari Allah semata, bukan dari obat atau dokter semata.
2. Surah An-Nahl (16:69) — Madu sebagai Obat
يَخْرُجُ مِنْ بُطُونِهَا شَرَابٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِلنَّاسِ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
"Kemudian makanlah dari segala (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang berpikir."
Ayat ini menjadi landasan utama penggunaaan madu sebagai terapi penyembuhan dalam pengobatan kenabian.
3. Surah Al-Isra (17:82) — Al-Qur'an sebagai Penyembuh
وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ ۙ وَلَا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلَّا خَسَارًا
"Dan Kami turunkan dari Al-Qur'an (sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman, sedangkan bagi orang-orang yang zalim (Al-Qur'an itu) hanya akan menambah kerugian."
Al-Qur'an berfungsi sebagai penyembuh (syifa') bagi penyakit fisik dan spiritual bagi orang-orang beriman.
4. Surah Yunus (10:57) — Al-Qur'an sebagai Obat Hati
يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَتْكُمْ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّكُمْ وَشِفَاءٌ لِمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ
"Wahai manusia! Sungguh, telah datang kepadamu pelajaran (Al-Qur'an) dari Tuhanmu, penyembuh bagi penyakit yang ada dalam dada, dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman."
Al-Qur'an disebut sebagai penyembuh bagi penyakit-penyakit hati seperti keraguan, kemunafikan, dan kesombongan.
B. KUTIPAN DARI NABI MUHAMMAD ﷺ — TENTANG PENYAKIT DAN OBAT
5. Setiap Penyakit Ada Obatnya — Hadis Riwayat Bukhari
"There is no disease that Allah has created, except that He also has created its treatment."
"Tidak ada penyakit yang Allah ciptakan, kecuali Dia juga menciptakan obatnya."
(HR. Sahih Bukhari, Volume 7, Book 71, Number 582)
6. Berobatlah, karena Allah Menciptakan Obat — Hadis Riwayat Abu Dawud & Ibnu Majah
"Make use of medical treatment, for Allah has not made a disease without appointing a remedy for it, with the exception of one disease, namely old age."
"Berobatlah, karena Allah tidak menciptakan suatu penyakit tanpa menetapkan obatnya, kecuali satu penyakit yaitu tua."
(HR. Sunan Abu Dawud, Book 22, Number 3846)
"Allah does not send down any disease, but He also sends down the cure for it."
"Allah tidak menurunkan suatu penyakit, melainkan Dia juga menurunkan obatnya."
(HR. Sunan Ibnu Majah, 3438, dari Abdullah)
7. Obat Terdapat dalam Tiga Hal — Hadis Riwayat Bukhari & Ibnu Majah
"Healing is in three things: A gulp of honey, cupping, and branding with fire (cauterizing). But I forbid my followers to use (cauterization) branding with fire."
"Kesembuhan itu terdapat dalam tiga hal: seteguk madu, bekam, dan kay (pemanasan dengan api). Tetapi aku melarang umatku menggunakan kay."
(HR. Sahih Bukhari, Volume 7, Book 71, Number 584, dari Ibnu Abbas)
"Healing is in three things: A drink of honey, the glass of the cupper, and cauterizing with fire, but I forbid my nation to use cauterization."
"Kesembuhan itu ada pada tiga hal: minum madu, pisau bekam, dan kay dengan api, tetapi aku melarang umatku menggunakan kay."
(HR. Sunan Ibnu Majah, 3491, dari Ibnu Abbas)
8. Madu Menyembuhkan — Hadis Riwayat Bukhari
"Let him drink honey." ... The Prophet then said, "Allah has said the truth, but your brother's abdomen has told a lie. Let him drink honey." So he made him drink honey and he was cured.
"Minumlah madu." ... Kemudian Nabi bersabda, "Allah telah mengatakan yang benar, tetapi perut saudaramu telah berbohong. Minumlah madu." Maka ia meminum madu dan sembuh."
(HR. Sahih Bukhari, Volume 7, Book 71, Number 588, dari Abu Sa'id Al-Khudri)
9. Jintan Hitam (Habbatus Sauda) — Hadis Riwayat Bukhari & Muslim
"The black cumin is healing for all diseases except As-Saam; i.e., Death."
"Jintan hitam adalah obat untuk segala penyakit, kecuali As-Saam, yaitu kematian."
(HR. Al-Bukhari dan Muslim)
10. Bekam (Hijamah) sebagai Pengobatan Terbaik — Hadis Riwayat Abu Dawud
"The best medical treatment you apply is cupping."
"Pengobatan terbaik yang kalian lakukan adalah bekam."
(HR. Sunan Abu Dawud, Book 22, Number 3848, dari Abu Hurairah)
"What a good slave is the cupper. He takes away the blood, reduces pressure on the spine, and improves the eyesight."
"Sebaik-baik hamba adalah tukang bekam. Ia mengeluarkan darah, meringankan tulang punggung, dan menajamkan penglihatan."
(HR. Sunan Ibnu Majah, 3478, dari Ibnu Abbas)
11. Anjuran Bekam pada Tanggal Tertentu — Hadis Riwayat Abu Dawud
"If anyone has himself cupped on the 17th, 19th and 21st it will be a remedy for every disease."
"Barang siapa berbekam pada tanggal 17, 19, dan 21 (dari bulan Hijriyah), maka itu menjadi obat bagi segala penyakit."
(HR. Sunan Abu Dawud, Book 22, Number 3852, dari Abu Hurairah)
12. Nabi Muhammad ﷺ Berbekam — Hadis Riwayat Abu Dawud
"The Prophet (peace_be_upon_him) used to have himself cupped on the top of his head and between his shoulders, and that he used to say: If anyone pours out any of his blood, he will not suffer if he applies no medical treatment for anything."
"Nabi ﷺ biasa berbekam di ubun-ubun kepala dan di antara dua bahunya, dan beliau bersabda: 'Barang siapa mengeluarkan darahnya (berbekam), ia tidak akan menderita jika tidak berobat untuk sesuatu apa pun.'"
(HR. Sunan Abu Dawud, Book 22, Number 3850, dari Abu Kabshah Al-Ansari)
13. Talbinah (Bubur Gandum) Menentramkan Hati — Hadis Riwayat Bukhari
"Verily, talbina rests the heart of a sick person and takes away some grief."
"Sungguh, talbinah (bubur dari tepung gandum) menentramkan hati orang sakit dan menghilangkan sebagian kesedihan."
(HR. Sahih Bukhari 5365, dari Aisyah)
14. Air Zamzam — Hadis Riwayat Ibnu Abbas
"The best water on the face of the earth is Zamzam water. In it is food..."
"Sebaik-baik air di muka bumi adalah air Zamzam. Di dalamnya terdapat makanan..."
(HR. Dari Ibnu Abbas)
C. KUTIPAN DARI NABI MUHAMMAD ﷺ — TENTANG MAKANAN, MINUMAN, DAN GAYA HIDUP SEHAT
15. Prinsip Makan — Hadis Riwayat Tirmidzi
"A human being fills no vessel worse than his stomach. It is enough for the son of Adam to eat a few morsels to keep him going. But if he must..."
"Tidak ada wadah yang lebih buruk yang diisi oleh anak Adam daripada perutnya. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suapan untuk menegakkan tulang punggungnya. Namun jika ia harus..."
(HR. Sunan Tirmidzi)
16. Larangan Makan Berlebihan — Hadis Riwayat Ibnu Majah
"And eat and drink and be not excessive."
"Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan."
(Merujuk pada QS. Al-A'raf: 31, sebagaimana dikutip dalam literatur pengobatan kenabian)
17. Madu dan Minuman Manis — Hadis Riwayat Bukhari & Tirmidzi
"The most beloved drink to the Prophet, peace and blessings be upon him, was sweetened and cold."
"Minuman yang paling dicintai Nabi ﷺ adalah yang manis dan dingin."
(HR. Sunan Tirmidzi 1895, dari Aisyah)
"The Messenger of Allah, peace and blessings be upon him, used to like sweets and honey."
"Rasulullah ﷺ menyukai makanan manis dan madu."
(HR. Sahih Bukhari 5115, dari Aisyah)
18. Cuka sebagai Bumbu Terbaik — Hadis Riwayat Muslim
"The best of condiments or toppings is vinegar."
"Sebaik-baik lauk atau bumbu adalah cuka."
(HR. Sahih Muslim 2051, dari Aisyah)
19. Merawat Mata dengan Celak (Antimony/Kohl) — Hadis Riwayat Ibnu Majah
"The best of your kohl is antimony, for it improves the eyesight and makes the hair (eyelashes) grow."
"Sebaik-baik celak kalian adalah antimony (itsmid), karena ia menajamkan penglihatan dan menumbuhkan bulu mata."
(HR. Sunan Ibnu Majah, 3497, dari Ibnu Abbas)
D. KUTIPAN DARI NABI MUHAMMAD ﷺ — TENTANG KEBERSIHAN
20. Kebersihan adalah Separuh dari Iman — Hadis Riwayat Muslim
"Purification represents half of faith."
"Kesucian (kebersihan) adalah separuh dari iman."
(HR. Muslim, dari Abu Malik Al-Asy'ari)
21. Menjaga Kebersihan Mulut
Nabi Muhammad ﷺ mendorong pemeliharaan kebersihan dan kesucian mulut sebagai bagian dari pendekatan pencegahan dalam pengobatan kenabian.
E. DOA-DOA KESEMBUHAN DARI NABI MUHAMMAD ﷺ
22. Doa Malaikat Jibril untuk Nabi — Hadis Riwayat Muslim
"In the name of Allah, may he cure you, may he heal you from every ailment, from the evil of the envier when he envies, and from the evil of every eye."
"Dengan nama Allah, semoga Dia menyembuhkanmu, semoga Dia menyembuhkanmu dari segala penyakit, dari kejahatan orang yang dengki ketika ia dengki, dan dari kejahatan setiap pandangan mata (hasad)."
(HR. Sahih Muslim 2185, dari Aisyah)
23. Doa Memohon Kesembuhan — Hadis Riwayat Bukhari
"Take away the disease, O the Lord of the people! Cure him as You are the One Who cures. There is no cure but Yours, a cure that leaves no disease."
"Hilangkanlah penyakit, wahai Tuhan seluruh manusia! Sembuhkanlah dia, karena Engkaulah Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit."
(HR. Al-Bukhari)
"Take away the pain, O Lord of mankind, and grant healing, for You are the Healer, and there is no healing but Your healing that leaves no trace of sickness."
"Hilangkanlah rasa sakit, wahai Tuhan manusia, dan berikanlah kesembuhan, karena Engkaulah Yang Maha Menyembuhkan, dan tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan bekas penyakit."
(HR. Sunan Ibnu Majah 3530)
24. Doa untuk Diri Sendiri — Hadis Riwayat Abu Dawud
"Our Lord is Allah Who is in the heaven, Holy is Your Name, Your Command reigns supreme in the heaven and the earth; Your Mercy is in the heaven, so place Your Mercy in the earth; forgive us our sins, and our errors; You are the Lord of good men; send down Mercy from Your Mercy, and remedy from Your Healing on this pain, and it will be cured."
"Tuhan kami adalah Allah yang di langit, Mahasuci nama-Mu, perintah-Mu berkuasa di langit dan di bumi; rahmat-Mu ada di langit, maka tempatkanlah rahmat-Mu di bumi; ampunilah dosa-dosa dan kesalahan kami; Engkau adalah Tuhan orang-orang baik; turunkanlah rahmat dari rahmat-Mu dan obat dari kesembuhan-Mu atas rasa sakit ini, maka ia akan sembuh."
(HR. Sunan Abu Dawud, dari Abu Darda)
25. Perlindungan dari Penyakit — Hadis Riwayat Bukhari
"O Allah, I seek refuge in You from disability, sloth, cowardice, senility, and miserliness."
"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, kemalasan, ketakutan, kepikunan, dan kekikiran."
(HR. Dari Anas bin Malik)
F. KISAH PARA NABI TENTANG KESEHATAN DAN KESEMBUHAN
26. Nabi Ayyub AS — Kesabaran dalam Sakit
Nabi Ayyub AS diuji dengan penyakit yang berat selama bertahun-tahun. Dalam kesabarannya, ia tetap beribadah dan berdoa kepada Allah. Allah kemudian menyembuhkannya dengan memerintahkan air memancar dan menyembuhkan seluruh luka-lukanya.
27. Nabi Ibrahim AS — Pengakuan bahwa Allah yang Menyembuhkan
Seperti telah dikutip dalam Surah Ash-Shu'ara (26:80), Nabi Ibrahim AS mengajarkan bahwa kesembuhan sejati datang dari Allah semata.
28. Nabi Isa AS — Menyembuhkan dengan Izin Allah
Allah berfirman kepada Nabi Isa AS:
"By My will, you healed the deaf, the lepers, and raised the dead."
"Dengan izin-Ku, engkau menyembuhkan orang buta, orang sakit kusta, dan menghidupkan orang mati."
(QS. Al-Maidah [5]:110)
29. Nabi Yunus AS — Perlindungan di Tengah Kesusahan
Nabi Yunus AS diselamatkan Allah setelah ditelan ikan paus. Allah menumbuhkan sebatang pohon untuk melindunginya dari panas matahari.
G. KUTIPAN TENTANG ETIKA KEDOKTERAN
30. Dokter yang Tidak Kompeten Bertanggung Jawab — Hadis Riwayat Abu Dawud
"Whoever practices medicine without any prior knowledge of medicine will be held liable."
"Barang siapa berpraktik kedokteran tanpa pengetahuan sebelumnya tentang kedokteran, maka ia akan bertanggung jawab."
(HR. Sunan Abu Dawud, dari Abdullah bin Amr)
31. Larangan Jimat dan Tahayul dalam Pengobatan — Hadis Riwayat Ibnu Majah
"Ruqyah, amulets and charms are polytheism."
"Jimat-jimat (yang mengandung kesyirikan) adalah perbuatan syirik."
(HR. Sunan Ibnu Majah 3530, dari Zainab)
32. Prinsip Karantina — Hadis Riwayat Muslim
"There is no superstitious infection, but do not mix the sick with the healthy."
"Tidak ada penularan secara takhayul, tetapi jangan campurkan orang sakit dengan orang sehat."
(HR. Sahih Muslim, dari Abu Hurairah)
H. NASIHAH TENTANG KESEHATAN SECARA UMUM
33. Kesehatan sebagai Nikmat Terbesar setelah Iman — Hadis Riwayat Tirmidzi
"You are not given anything after the sincere word of faith like wellness, so ask Allah for wellness."
"Tidak ada sesuatu pun yang diberikan kepadamu setelah kalimat iman yang lebih baik daripada kesehatan (kesejahteraan), maka mohonlah kesehatan kepada Allah."
(HR. Sunan Tirmidzi, dari Abu Bakr)
34. Kunjungan kepada Orang Sakit — Hadis Riwayat Ibnu Majah
"When a sick person among you desires something, give it to him."
"Apabila seorang yang sakit di antara kalian menginginkan sesuatu, berikanlah kepadanya."
(HR. Sunan Ibnu Majah, 3440, dari Ibnu Abbas)
35. Menjaga Pola Makan Saat Sakit — Hadis Riwayat Abu Dawud
Nabi Muhammad ﷺ melarang Ali bin Abi Thalib yang baru sembuh dari sakit untuk makan buah kurma mentah, dan menganjurkannya untuk makan sayuran dan gandum karena lebih baik bagi kesembuhannya.
Daftar Referensi
1. Al-Qur'an Al-Karim — Terjemahan Kementerian Agama RI
2. Sahih Al-Bukhari — Kitab Ath-Thibb (Pengobatan), Volume 7, Book 71
3. Sahih Muslim — Kitab As-Salam, Hadis tentang pengobatan dan ruqyah
4. Sunan Abu Dawud — Book 22: Medicine (Kitab Al-Tibb)
5. Sunan Ibnu Majah — Chapter 34: The Chapters on Medicine
6. Sunan Tirmidzi — Hadis tentang minuman manis dan kesehatan
7. Al-Tibb al-Nabawi (Pengobatan Kenabian) — Karya klasik Ibnu Qayyim Al-Jawziyyah
8. Al-Tibb al-Nabawi — Karya Imam Ad-Dhahabi
9. Bihar Al-Anwar — Tentang pengobatan dan kesembuhan
---
Catatan Metodologis:
Seluruh kutipan di atas disajikan dari sumber-sumber otoritatif dalam tradisi Islam. Kutipan berbahasa Arab disertai transliterasi dan terjemahan untuk memudahkan pemahaman. Derajat keabsahan hadis bervariasi; kutipan yang digunakan sebagian besar berasal dari kitab-kitab hadis yang telah diakui keshahihannya oleh para ulama hadis (Sahih Bukhari, Sahih Muslim, Sunan Abu Dawud, dan Sunan Ibnu Majah). Untuk verifikasi lebih lanjut, pembaca dianjurkan merujuk langsung kepada kitab-kitab sumber yang disebutkan.
Komentar
Posting Komentar